Sabtu, 05 Februari 2011

Kabupaten Kepulauan Selayar

Kabupaten Selayar merupakan salah satu kabupaten di Propinsi Sulawesi Selatan dengan ibukota Benteng. Luas wilayahnya 903,35 Km² dengan penduduk lebih dari 110.912 jiwa, meliputi 9 kecamatan. Daerahnya terdiri dari pulau-pulau kecil hingga daerahnya disebut daerah maritim. Akibat kondisi budaya itu, mata pencaharian penduduk di Selayar tidak bisa lepas dari seputar laut dan kelautan.

Daerah ini memiliki kekhususan, satu-satunya kabupaten di Sulawesi Selatan yang seluruh wilayahnya terpisah dari daratan Sulawesi Selatan dan lebih dari itu wilayah Kabupaten Selayar terdiri dari gugusan beberapa pulau sehingga merupakan wilayah kepulauan. Gugusan pulau-pulau berjumlah 123 buah baik pulau besar maupun pulau kecil membentang dari Utara ke Selatan.


Daerah ini menonjol dalam perikanan, pertanian, dan perkebunan. Daerahnya subur untuk usaha perkebunan, perikanan, dan kehutanan. PDRB tahun 2003 menurut harga konstan (2000), mencapai sekitar Rp 131,96 milyar. Dari PDRB itu, penyumbang terbesar diperoleh dari sektor pertanian 25,47 persen, sektor perdagangan 32,08 persen, sektor angkutan 20,29 persen, dan sektor bangunan 14,50 persen.

Potensi hasil pertanian yang menonjol, tanaman padi mencapai 3.537,37 ton, jagung 11.710,67 ton, ubi kayu 4.455,03 ton, ubi jalar 1.066,10 ton, kacang tanah 880,84 ton, kacang hijau 174,24 ton, sayur-sayuran 11.998 ton, dan buah-buahan 12.929 ton. Hasil tanaman pangan ini terkonsentrasi di Kecamatan Bontoharu, Bontomanai, Bontomatene, Bontosikuyu, Pasilambena, Takabonarate, dan Posimaranmu.

Sementara, hasil perkebunan andalan adalah; kelapa mencapai 25.148 ton, kemiri 1.445,45 ton, kenari 243,05 ton, jambu mete 1.332 ton, pala 307,26 ton, kakao 16.197 ton, cengkeh 228,53 ton. Hasil tanaman perkebunan banyak dihasilkan dari perkebunan rakyat dan terkonsentrasi di Kecamatan Bontosikuyu, Pasimaranmu, Pasimassungu, Bontomatene, dan Takabonerate. Hasil tanaman pangan dan perkebunan itu berfungsi sebagai tanaman andalan bagi petani dan pekerja kebun di daerah Selayar.

Di luar tanaman pangan dan perkebunan, daerah Selayar memiliki potensi dalam peternakan dan perikanan. Ternak besar seperti Sapi mencapai 55.174 ekor, Kambing 94.981 ekor, dan Ayam Buras 254.647 ekor, Ayam Ras 116.795 ekor.

Sedangkan hasil produksi perikanan laut mencapai 45.953,35 ton, dengan total nilai Rp 327,82 milyar. Untuk ternak terkonsentrasi di Kecamatan Benteng dan Pasilambena. Sedangkan hasil tangkapan ikan laut terkonsentrasi di Pasimaranmu, Passimasunggu, Bontomatene, Bontoharu, dan Bontomanai.

Semua hasil pertanian, perkebunan dan perikanan di atas bersumber dari kualitas alam di daerah ini yang masih luas dan subur. Sehingga, untuk klaster daerah Selayar sebaiknya tetap bertahan pada hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan laut. Tetapi melihat daerah yang dikelilingi lautan ini, pariwisata bahari dan pembangunan sub sektor kelautan masih bisa dioptimalkan agar menjadi penopang ekonomi dan daya tarik bagi wisatawan domestik dan mancanegara.

Sumber :
http://www.cps-sss.org/web/home/kabupaten/kab/Kabupaten+Selayar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar